Populer

Tampilkan postingan dengan label Inspiration. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspiration. Tampilkan semua postingan

Tawadhu (Inspirasi dari The Highest Spot in Thailand)

Ada yang ganjal sesampainya di sana. Mereka bilang ini tempat tertinggi. Tapi lucunya, sama sekali ngga kayak biasanya misal lg di pos 2 gunung Slamet atau sekedar di bukit gunung Wuled, Karangmoncol, yang bukan tempat tertinggi di daerahnya, aja udah kerasa di ketinggian. Lah ini, udah di tempat yang katannya tertinggi tapi nggak sama sekali kerasa di ketinggian. Berasa masih di dataran biasa, cuman anginnya lebih dingin.
Hyaaa jadi kepikiran. Unik juga ini tempat. Bisa ngajarin tawadhu gitu. Kalo lagi di atas yang bikin kita ngerasa tinggi itu karena ngeliat ada banyak yang di bawah. Misal kaya di tempat ini, entah kenapa pas di spot tertingga nggak lihat ada yang di bawah kan jadi nggak kaya di tempat tertingga. Oh atau karena di kelilingi pohon-pohon tinggi (?) terus ga bisa ke ketepian jadi gabisa liat apa yang ada di bawah, ya alhasil ga kerasa pun sebenernya kita udah di tempat yang tinggi.
Ngajarin relativitas juga nih? Ahaa iya tinggi itu relatif. Di atas tinggi menurutmu masih ada yang lebih tinggi menurut yang lain. Apalagi kalo mau liat lebih global, kamu mah ga ada apa apanya buuuk.



Read More >>

Diet Gadget ala keluarga Pinot

Hobi yang minim akan faedah : window picturing di Pinterest. Lihat-lihat gambar orang, dari gaun-gaun panjang, desain lengan baju, model rambut, bunga - bunga, kucing, hedgehog, dan lainnya random aja pokoknya. Sukak, cuci mata gitu, gambarnya bagus-bagus. Kadang faedahnya itu pas cari potongan hadits atau doa, terus eksperimen sains sederhana dan banyak kerajinan tangan yang lucu-lucu bin kreatif. Tapi sering mentok cuma cari-cari belum sampe do it my self  ehehehe, ya namanya refreshing ya. Mikirnya ya bisa lah buat referensi "besok-besok" (kalo ada temen ultah, kalo mau bikin gaun / gamis, kalo udah punya rumah sendiri, kalo udah punya anak)  wkwk.

Akhir-akhir ini mulai lagi aktif di Twitter, terus ada nemu akun seniman Indonesia yang lagi di NYC beserta akun istrinya. Entah tiba-tiba nemu aja akun mereka, ya namanya jodoh yak.Yang bikin aku tertarik adalah cara mereka melakukan treatment  ke anaknya. Jadi mereka melakuka "diet gadget" juga diterapin ke anak-anaknya, dengan cara apa? mengurangi interaksi dengan gadget di ganti dengan menggambar. Jadi di waktu luang atau pas bosen pilihannya ya dengan ngembangin passion mereka di dunia kesenian. lebih lanjut bisa follow dan kepo in mereka : @ditut @pinotski akunnya sangat membangun. Selain itu mereka tanpa disengaja (sepertinya) juga mempengaruhi orang lain: menggambarlah bisa nggak bisa di waktu senggang. Dan aku pun terpengaruh sama mereka hahaha.
Pas lagi jenuh belajar metode deteksi atom dan molekul, tiba-tiba pinggin aja nggambar. Karena nggak bisa gambar, jadi aku contek gambar hasil browsing di Pinterest. Kan yak ada faedahnya juga, Alhamdulillah :))
Read More >>

Pertama Kali ke Surabaya Tut tut tuuuut...







Akhir bulan (20-21 Mei) ini dapet tawaran ke Surabaya buat mewakili Bapak dateng ke acara TABIR. Fully founded, yaa kenapa enggak, rejeki anak kost banget, transport dan makan udah terjamin, dan barangkali bisa sekalian main (tapi ternyata ga sempet main kemana-mana).

Dini hari sampai di stasiun Gubeng, alhamdulillah, ada yang berbaik hati menjemput dan menyediakan tempat tinggal. Ternyata selain ke Surabaya, di perjalanan yang sangat singkat ini aku di ajak juga ke Sidoarjo (perbatasan), walaupun cuma buat nginep dan sarapan aja. Hehe
Jam 10, langsung ke tempat acara (di Garden Palace). Acara dibuka oleh bu Hari, sebagai pemilik research rabbani Surabaya. Lalu dilanjutkan ada sesi foto dengan Astri Ivo, fashionshow produk-produk ramadhan, talkshow dengan Astri Ivo dan pengumuman biro terbaik. Setelah hampir selesai mengikuti serangkaian acara tersebut, sebelum ke stasiun gubeng lagi, aku cuma sempet ke kober bar mie setan sama ke snowcake. Hyaaa singkat banget ke Surabaya nya. 
Makasihhh ya Pak, udah ngasih kesempatan Syifa buat ke Surabaya. Seneeeng, ketemu orang baru yang sangat menginspirasi. Mbak Farida, beliau orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya, rela untuk meninggalkan afiliasi di universitas ternama di Indonesia (dosen di UI) agar bisa menemani Ibunya yang sakit. Lalu, bu Hari, Ibuk Mba Farida, walaupun sudah berumur semangatnya luar biasa, masih bekerjakeras di rabbani.
Dan sekilas melihat Surabaya, aku jadi kagum dengan bu Risma😄. Eh ya, kalo diliat-liat sepintas Surabaya mirip-mirip Bandung ga si? Hehehe
Read More >>

Tiada Yang Sia - Sia

"Kenapa harus diciptakan? kalau keberadaanya tidak bermanfaat bagi makhluk-Nya"

Believed, kalau segala sesuatu yang diciptakan di bumi ini tidak sia-sia. Kaya yang dijelasin di pstingan sebelumnya (Inspiration).

Termasuk diri kita sendiri, percaya kalau Allah tidak mungkin menciptakan kita dengan sia-sia, ya semoga keberadaan kita di sini bisa bermanfaat bagi makhluk-Nya. Jangan sungkan untuk membuat orang lain bahagia, karena itu akan mebuat kita lebih bahagia.
Jangan minder atau berfikiran kalau keberadaannya kita tidak bermanfaat bagi sesama, karena itu akan membuat kita semakin hancur, ngerasa jadi orang paling ngga bermutu, hindari itu.


Read More >>

Belajar dari Kaca Spion




          Kaca spion termasuk komponen yang sangat penting saat kita sedang berkendara, jika motor atau mobil yang kita kendarai tidak terdapat kaca spion maka itu bisa menyebabkan kecelakaan. Tapi adanya kaca spionpun bisa menyebabkan kecelakaan, ya kecelakaan. Ketika kita akan sedang berkendara di jalanan selain harus konsentrasi pada jalanan di depan kita, kita juga tidak boleh menghiraukan jalanan di belakang kita. Dengan kaca spion kita bisa melihat jalanan yang ada dibelakang kita, tapi ingat kita harus  selalu konsentrasi ke jalanan di depan kita. Banyak kecelakaan terjadi itu karena kita terlalu konsentrasi pada kaca spion (jalanan di belakang). 
          Dari sedikit penjelasan di atas, maka kita bisa mengambil sedikit pelajaran bahwa kita harus konsentrasi pada masa depan kita, tapi tanpa mengabaikan begitu saja masa lalu kita (tetapi jangan terlalu konsentrasi pada masa lalu). Masa lalu itu bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi kita. Apabila terdapat masa lalu yang pahit maka itu dijadikan sebagai pelajaran agar kita tidak mengulangi masa lalu itu lagi. Apabila terdapat masa lalu yang indah maka itu dijadikan acuan agar kita bisa mendapankan masa depan yang lebih indah.

Masa lalu itu baik untuk diingat tapi tidak baik kalau selalu diingat-ingat.
Diingat untuk dijadikan sebagai pelajaran untuk kedepannya.
Jangan sampai karena mengingat masa lalu kita justru akan celaka.
Read More >>

Awan

Awan yang indah dan mempesona

Awan yang sedang berkorban

      Bulan – bulan ini adalah bulan dimana payung dan jas hujan sedang menjadi kekasih. Atau, selimut tebal, sweater dan minuman sebagai teman. Ya, bulan ini adalah bulan turunnya hujan - khususnya di Indonesia.
Hujan adalah rezeki dari Allah. Dengan hujan, Tuhan menghidupkan biji – bijian, menghijaukan yang gersang dan menggeliatkan yang lelap.
    Taukah kamu?? Sebelum hujan turun ke Bumi, mereka yang ikut andil menurunkan hujan mengalami penderitaan yang berat? Ya, Matahari oleh Allah diperintahkan untuk memancarkan panasnya, sehingga menguapkan air di permukaan laut, kemudian menitipkannya kepada Awan. Nah, Awan inilah yang mengalami penderitaan.
    Awan mengalami penderitaan ketika dititipkannya uap air dari permukaan laut. Awan mengorbankan keindahan dan keelokannya untuk menampung uap air. Semakin banyak uap air yang di tampung semakin hilang pesonanya. Awan yang putih suci berubah menjadi hitam dan menyeramkan. Orang – orang yang awalnya suka memandang indahnya awan kini mereka enggan melihat awan.
    Tapi setelah uap air yang dikandungnya turun ke bumi, awan akan kembali ke wujud semula. Kembali mendapatkan kecantikannya yang mempesona. Orang – orang pun kembali menikmati keindahannya dan berterimakasih atas semua pengorbanan yang awan lakukan serta atas keindahannya – Terimakasih Allah, Atas ciptaan-Mu ini.
     Dengan ikhlas awan mengorbankan keindahannya, kelokannya dan daya pesonanya. Dari pengorbanan tersebut awan mempersembahkan tetesan air hujan kepada semua makhluk di bumi. Ternyata semua ini berkat pengorbannanya :) .
Peristiwa ini mengajarkan kepada kita bahwa memberikan manfaat  kepada sesama membutuhkan pengorbanan. Apapun itu: memberikan sedekah, memberikan pertolongan dan sebagainya. Kadang pengorbanan itu membuat kita perih dan jerih.
    Tetapi, itulah hakikat menggapai keindahan. Awan yang putih rela menjadi hitam menyeramkan. Tapi, pengorbanan itu tidak sia – sia karena seisi bumi merasakan manfaatnya. Dan setelah awan menurunkan hujan, keelokaannya kembali. Bahkan bisa lebih indah daripada sebelum menjadi hitam dan gelap.
Maka kita pun demikian, berbuat baik untuk sesame, ibarat awan yang menampung uap air. Kita akan menjadi mempesona, kalau kita mau berkorban dan bermanfaat bagi sesama. Wallahu a’lam.

Rasulullah SAW bersabda “Sebaik – baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesamanya.”
Read More >>

Inspiration


3:191

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka.(Q.S Ali Imron : 191)

Tidak ada yang sia–sia bagi semua ciptaan Allah. Seluruh ciptaan Allah memiliki potensi untuk menginspirasi.
Mencoba untuk lebih peka terhadap semua ciptaan-Nya.
Everything is Inspiration :)
Read More >>

Menghargai Proses

Satu nomer satu halaman


Belajar matematika itu bukan tentang bagaimana meraih hasil yang sempurna, tapi bagaimana menghargai sebuah proses, layaknya hidup ini jika semua mengedepankan pada hasil, maka semua orang akan menghalalkan segala cara untuk meraihnya, tapi matematika mengajarkan kita, bagaimanapun hasilnya jika langkahnya benar, hasil yang didapat pun insyaAllah benar.

Read More >>